Pengumpan burung kolibri menawarkan cara yang menyenangkan untuk menarik burung yang terbang cepat ini ke taman Anda. Namun, nektar manis yang menjadi bahan bakar burung kolibri juga menarik tamu yang tidak diinginkan: semut. Serangga yang gigih ini dapat dengan cepat menempati tempat makan, mengusir burung, dan menimbulkan kekacauan yang lengket. Masalah muncul karena makanan burung kolibri, biasanya berupa campuran gula dan air, sangat menarik bagi semut. Mereka menemukan sumbernya melalui jalur aroma, kemudian mengkomunikasikan lokasi ini ke koloni mereka, memastikan aliran penyerbu tetap stabil. Untungnya, ada beberapa metode yang efektif (dan aman) untuk mengusir semut.
Menjaga Kebersihan Tempat Pemberian Makanan
Langkah paling mendasar adalah kebersihan yang ketat. Residu gula apa pun di permukaan pengumpan berfungsi sebagai mercusuar bagi semut dan hama lainnya. Bongkar dan cuci pengumpan secara teratur dengan sabun lembut dan air, atau larutan cuka encer untuk menghilangkan bakteri dan residu lengket. Pastikan pengumpan benar-benar kering sebelum mengisinya kembali; kelembapan menarik serangga. Burung kolibri mengakses nektar melalui paruhnya yang panjang, artinya hanya paruhnya saja yang bisa diakses—segala sesuatunya harus bersih.
Relokasi Strategis
Semut sangat bergantung pada jejak aroma untuk menemukan sumber makanan. Memindahkan pengumpan burung kolibri secara berkala akan mengganggu jalur ini, sehingga menyulitkan semut untuk menemukan dan memanfaatkan nektar manis. Pindahkan pengumpan setiap beberapa minggu, dan jika Anda menggunakan beberapa pengumpan, rotasikan pengumpan tersebut di seluruh taman Anda. Taktik ini memaksa semut untuk terus mencari, sehingga mengurangi tingkat keberhasilan mereka.
Memanfaatkan Hambatan Tak Terlihat
Metode yang sederhana namun efektif adalah dengan menggantungkan pengumpan menggunakan tali pancing. Semut tidak dapat memanjat permukaan yang halus dan tidak bertekstur seperti tali pancing. Pilih tali pancing yang kuat yang mampu menopang berat pengumpan dan ikat pita berwarna cerah pada tali untuk mencegah benturan yang tidak disengaja dengan orang atau hewan peliharaan.
Kekuatan Parit Air
Parit semut—baskom kecil berisi air—menciptakan penghalang fisik yang tidak dapat dilintasi semut. Gantungkan parit tepat di atas tempat makan, pastikan semut mendapatkan air sebelum mencapai nektar. Parit perlu sering diisi ulang dan dibersihkan untuk menjaga efektivitas ; air yang tergenang hanya menjadi penarik lainnya.
Memanfaatkan Penolak Alami
Mint, terutama spearmint atau peppermint, dapat mengusir semut karena aromanya yang kuat. Gosokkan daun mint segar langsung ke tempat makan atau masukkan ke dalam celah-celah. Sebagai alternatif, tanamlah daun mint dalam wadah terdekat (perlu diingat bahwa daun mint bersifat invasif) atau gunakan semprotan minyak esensial pepermin encer pada tanah di sekitar dasar wadah pengumpan.
Memastikan Integritas Feeder
Retakan dan kebocoran memudahkan akses semut. Periksa feeder Anda secara teratur dari kerusakan, terutama setelah badai. Feeder berbahan kaca rentan retak di bawah suhu panas ekstrem, sehingga naungan parsial dapat memperpanjang masa pakainya. Setiap pelanggaran pada struktur pengumpan harus diperbaiki atau diganti untuk mencegah kebocoran.
Memanfaatkan Hambatan Alam
Menggantung pengumpan di atas air (kolam kecil, tempat mandi burung, atau bahkan ember) dapat menghalangi semut karena mereka tidak mungkin melintasi permukaan air yang besar. Metode ini bekerja paling baik jika tidak ada tumbuh-tumbuhan atau puing-puing yang menjembatani kesenjangan antara pengumpan dan air.
Kesimpulannya, mengusir semut dari tempat makan burung kolibri memerlukan kombinasi kebersihan, metode penghalang, dan pengusir nyamuk alami. Dengan menerapkan strategi ini, Anda dapat memastikan bahwa pengunjung berbulu Anda dapat menikmati makanan manis mereka tanpa gangguan, sehingga menciptakan tempat makan yang hidup dan bebas hama di taman Anda.
